Kaltengpedia – Sukamara – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukamara, Anderson P Kumpang menilai kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat pada awal tahun 2026 relatif terkendali dan tidak separah tahun sebelumnya.
Meski demikian, BPBD Sukamara tetap meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi karhutla, terutama menjelang musim kemarau.
“Tahun ini kita cukup berhasil dalam mengantisipasi karhutla di wilayah ini, terbukti dengan menurunnya jumlah karhutla di awal tahun ini,” ujar Anderson P Kumpang di Sukamara, Rabu.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijaksana dalam mengelola lahan dan hutan, khususnya untuk keperluan berkebun maupun pembukaan lahan, dengan tidak menggunakan metode pembakaran.
“Karena itu kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas, terutama saat musim kemarau,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Pelaksana BPBD Sukamara, Agus Yuliawan mengungkapkan pihaknya masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan, salah satunya keterbatasan jumlah personel.
Menurutnya, berkurangnya personel terjadi karena sebagian petugas telah diterima sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di dinas lain.
Meski menghadapi keterbatasan, BPBD Sukamara memastikan upaya pencegahan dan penanganan karhutla tetap dilakukan secara maksimal melalui patroli, sosialisasi kepada masyarakat, serta koordinasi lintas sektor guna menjaga kondisi wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Yd/Kalped)




















