BMKG Umumkan Peringatan Dini! 14 Daerah di Kalteng Terancam Hujan Ekstrem?

Dok : istimewa

kaltengpedia.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya mengimbau masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk mewaspadai potensi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir hingga sepekan mendatang.

“Kami telah mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang di wilayah Kalteng,” kata Prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya.

Pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) yang terlihat gelap merupakan tanda potensi hujan deras disertai angin kencang dan petir. Jika masyarakat melihat fenomena tersebut, BMKG mengimbau agar segera mencari tempat berteduh yang aman, namun tidak di bawah pohon.

Bacaan Lainnya

Dari hasil analisis, daerah belokan serta perlambatan angin (konvergensi) terpantau berada di wilayah Kalteng. Selain itu, Anomali Suhu Muka Laut (SST) yang cukup hangat meningkatkan potensi penguapan dan penambahan massa uap air di perairan sekitar Kalteng.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi 13 kabupaten dan 1 kota, yakni: Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya.

Masyarakat di wilayah tersebut juga diminta waspada terhadap dampak yang ditimbulkan, seperti genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Ika menjelaskan bahwa sebelum hujan lebat terjadi, biasanya tampak pertumbuhan awan konvektif atau awan CB. Kondisi ini didukung kelembapan udara yang cukup tinggi serta labilitas lokal yang kuat, sehingga memicu pembentukan awan hujan di Kalteng.

Adapun suhu udara harian berkisar 23–34 derajat celcius, kelembapan 60–100 persen, dengan angin bertiup dari Timur menuju Barat Daya berkecepatan 5–15 km/jam.

“Saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir, masyarakat harus segera mencari tempat berlindung yang aman, seperti di dalam rumah atau gedung,” jelasnya. Masyarakat juga diminta menjauhi baliho, papan reklame, pohon besar, serta area terbuka untuk menghindari sambaran petir.

BMKG juga mengingatkan potensi hujan lokal berintensitas sedang hingga lebat berdurasi singkat yang dapat disertai petir, kilat, angin kencang, hingga puting beliung.

Pihak BMKG secara berkala berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memperbarui informasi potensi cuaca dan upaya antisipasi bencana. Masyarakat dapat memantau perkembangan cuaca melalui laman resmi BMKG, aplikasi BMKG, dan media sosial resmi BMKG.

Pos terkait