Jaya Samaya Monong Saksi KPK dalam Kasus LPEI, LHKPN-nya Terdaftar Rp16 M

Dok : ilustrasi istock

kaltengpedia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Jaya Samaya Monong (JSM) sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi fasilitas kredit pada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan agenda pemeriksaan tersebut.

“Pemeriksaan bertempat di Polda Kalteng atas nama JSM selaku Bupati Gunung Mas,” ujarnya saat dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa (25/11).

Bacaan Lainnya

Menurut KPK, Jaya Samaya Monong dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai mantan Direktur PT Sakti Mait Jaya Langit, salah satu pihak yang masuk dalam rangkaian penyidikan perkara kredit bermasalah LPEI. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memperdalam konstruksi perkara yang sedang ditangani penyidik.

Rincian LHKPN Bupati Gunung Mas: Total Kekayaan Rp16,3 Miliar

Berdasarkan Pengumuman Resmi e-LHKPN KPK (Tanggal penyampaian 30 Maret 2024 untuk periode laporan tahun 2023), Jaya Samaya Monong tercatat memiliki total harta senilai Rp16.306.982.960. Status verifikasi dokumen tercatat Lengkap.

1. Data Pribadi

  • Nama: Jaya Samaya Monong

  • Jabatan: Bupati Gunung Mas

  • Lembaga: Pemerintah Kabupaten Gunung Mas

  • Jalur Pelaporan: Periodik 2023

2. Rincian Harta Kekayaan

A. Tanah dan Bangunan – Rp14.933.578.000

Bupati Jaya melaporkan 70 aset tanah/bangunan, tersebar di:

  • Kabupaten Gunung Mas

  • Kota Palangka Raya

  • Kabupaten Kapuas

  • Jakarta Barat

Ragam aset meliputi tanah kosong, tanah dan bangunan, serta lahan dengan luas bervariasi mulai dari 244 m² hingga 150.000 m².

Beberapa contoh aset bernilai terbesar:

  • Tanah & bangunan 25.000 m²/1.200 m² di Gunung Mas — Rp1.56 miliar

  • Tanah & bangunan 50.000 m²/720 m² di Kapuas — Rp968.750.000

  • Tanah & bangunan 47 m²/47 m² di Jakarta Barat — Rp988 juta

  • Tanah & bangunan 3.795 m²/6.200 m² di Palangka Raya — Rp700 juta

B. Alat Transportasi & Mesin – Rp179.000.000

  • Honda Jazz RS 2015 — Rp179 juta

D. Surat Berharga:

  • Tidak ada yang dilaporkan.

E. Kas & Setara Kas – Rp431.404.960

F. Harta Lainnya – Rp145.000.000

Total Kekayaan

  • Sub-total harta: Rp16.306.982.960

  • Hutang: Tidak ada

  • Total bersih: Rp16.306.982.960

Dokumen e-LHKPN mencantumkan bahwa seluruh data:

  • Diisi dan dikirim sendiri oleh Penyelenggara Negara,

  • Tidak dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa harta kekayaan tidak terkait tindak pidana,

  • Jika di kemudian hari terdapat harta yang tidak dilaporkan, kewajiban pertanggungjawaban tetap berlaku sesuai peraturan.

Pemeriksaan terhadap Bupati Gunung Mas oleh KPK saat ini masih dalam tahap pemanggilan saksi. Tidak ada keterangan yang menyebutkan status lain selain saksi dalam perkara dugaan korupsi fasilitas kredit LPEI.

Pos terkait