Pemprov Kalteng Salurkan Ratusan Starlink ke Sekolah dan Puskesmas, Percepat Pemerataan Internet hingga Pelosok

Dok. Istimewa

kaltengpedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus mempercepat transformasi digital dengan menyalurkan ratusan perangkat internet berbasis satelit Starlink ke seluruh kabupaten dan kota. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses internet hingga wilayah terpencil sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan bahwa pemerataan pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga dengan memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi.

“Pemerataan pembangunan tak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan memastikan seluruh masyarakat memiliki akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi,” ujar Agustiar Sabran di Palangka Raya, Jumat.

Pada tahap awal, hibah perangkat Starlink disalurkan kepada 14 pemerintah kabupaten dan kota untuk dimanfaatkan oleh Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta puskesmas, khususnya di daerah yang masih mengalami keterbatasan jaringan internet.

Adapun distribusi perangkat meliputi Kabupaten Sukamara sebanyak 73 unit, Kotawaringin Timur 83 unit, Gunung Mas 72 unit, Kota Palangka Raya 14 unit, Katingan 287 unit, Barito Timur 70 unit, Seruyan 131 unit, Kotawaringin Barat 176 unit, Barito Selatan 93 unit, Murung Raya 104 unit, Kapuas 47 unit, dan Pulang Pisau 87 unit.

Perangkat tersebut diharapkan mampu mendukung proses digitalisasi pembelajaran di sekolah, meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas, sekaligus mempercepat transformasi layanan publik di daerah.

“Kehadiran perangkat ini juga kami harap mampu mengatasi wilayah blank spot sekaligus memperkuat konektivitas digital hingga ke pelosok Kalimantan Tengah,” kata Agustiar.

Dengan dukungan teknologi internet satelit, masyarakat di wilayah yang selama ini sulit memperoleh akses jaringan diharapkan dapat menikmati layanan internet yang lebih stabil. Kondisi tersebut diyakini akan mempercepat digitalisasi pelayanan pemerintahan, memperluas akses pendidikan berbasis teknologi, serta meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan.

Tak hanya itu, pemerataan akses internet juga diproyeksikan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu mendorong promosi produk unggulan daerah, memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga memperluas akses pemasaran melalui platform digital.

Pemprov Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama pemerintah kabupaten, kota, hingga pemerintah desa agar implementasi transformasi digital berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh penjuru Kalimantan Tengah.

Pos terkait