Hotspot Nasional Turun, Mengapa Kalteng Justru Naik Jadi 116 Titik?

images (42)

Dok : Istimewa

Kaltengpedia.com – Jumlah titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara nasional menunjukkan penurunan, namun kondisi berbeda terjadi di Kalimantan Tengah (Kalteng). Ketika angka hotspot nasional turun, Kalteng justru mengalami peningkatan titik panas.

Berdasarkan pemantauan Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) Kementerian Kehutanan hingga Minggu (4/10/2026) pukul 21.10 WIB, tercatat sebanyak 527 hotspot high confidence secara nasional.

Angka tersebut turun 139 titik dibandingkan pemantauan sehari sebelumnya yang mencapai 666 titik. Data SiPongi tersebut bersumber dari pemantauan satelit NASA Terra/Aqua, NASA SNPP, dan NASA NOAA-20.

Penurunan juga terjadi pada enam provinsi yang menjadi prioritas pengendalian karhutla. Total hotspot high confidence di enam provinsi tersebut turun dari 429 menjadi 225 titik.

Namun, Kalimantan Tengah justru mencatat kondisi berbeda. Jumlah hotspot high confidence di Kalteng meningkat dari 96 titik menjadi 116 titik dalam periode pemantauan yang sama.

Kondisi tersebut menempatkan Kalteng sebagai provinsi dengan jumlah hotspot tertinggi di antara enam wilayah prioritas pengendalian karhutla. Peningkatan titik panas tersebut membuat pemantauan dan verifikasi lapangan tetap perlu diperkuat.

Kementerian Kehutanan memastikan tim gabungan tetap dalam posisi siaga untuk mengendalikan karhutla melalui operasi darat maupun udara. Penanganan dilakukan dengan memperkuat pemantauan serta memastikan indikasi titik panas dapat segera diverifikasi dan ditindaklanjuti di lapangan.

Meski jumlah hotspot menjadi salah satu indikator penting dalam memantau potensi karhutla, titik panas yang terdeteksi satelit tidak serta-merta dapat disamakan dengan satu kejadian kebakaran maupun luas lahan yang terbakar. Setiap indikasi tetap membutuhkan pengecekan kondisi di lapangan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penurunan hotspot secara nasional belum otomatis berarti ancaman karhutla berakhir di seluruh daerah. Di Kalteng, peningkatan titik panas masih menjadi perhatian dalam upaya pengendalian karhutla.