Nelayan Temukan Mayat di Perairan Kumai, Diduga Terkait KM Virgo

Dok : Istimewa

Kaltengpedia.com – Mayat di perairan Kumai ditemukan seorang nelayan di kawasan perairan Tanjung Puting, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, pada Selasa, 22 September 2026. Jasad tersebut ditemukan saat nelayan berada di sekitar lokasi dan selanjutnya dilaporkan kepada pihak terkait untuk dilakukan proses evakuasi. Penemuan mayat di perairan Kumai ini diduga berkaitan dengan insiden tenggelamnya kapal KM Virgo, namun kepastian identitas korban masih menunggu hasil pemeriksaan.

Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Pos Kumai Letda Pom S. Listyo membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Menurutnya, jasad masih berada di lokasi penemuan dan menunggu kapal nelayan yang membawanya kembali ke Pelabuhan Perikanan Indonesia (PPI) Kumai. Identitas korban belum diketahui sehingga petugas masih melakukan pendataan dan menunggu proses identifikasi lebih lanjut.

Listyo menyebut jasad tersebut kemungkinan berkaitan dengan kecelakaan KM Virgo yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan sekitar Kalimantan. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Petugas masih menunggu keterangan dari nelayan yang menemukan jasad serta hasil identifikasi untuk memastikan apakah korban merupakan bagian dari penumpang atau awak kapal yang terlibat dalam insiden tersebut.

Sebelumnya, pencarian korban KM Virgo juga dilakukan di sejumlah wilayah perairan. Informasi mengenai penemuan korban di wilayah Seruyan turut menjadi bagian dari proses pencarian yang dilakukan tim terkait. Dengan ditemukannya mayat di perairan Kumai, jasad tersebut selanjutnya akan dievakuasi ke PPI Kumai sebelum dibawa ke Banjarmasin untuk proses penanganan dan identifikasi.

Pihak terkait masih melakukan koordinasi dalam proses evakuasi dan identifikasi korban. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan identitas jasad sekaligus mengetahui keterkaitannya dengan insiden KM Virgo. Masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari petugas hingga proses identifikasi selesai.

Pos terkait