Belum Terima Banpres Karhutla, Pemko Palangka Raya Terus Kejar Dukungan Pusat

Picture5

Dok : Istimewa

Kaltengpedia.com – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya masih berupaya mendapatkan Bantuan Presiden (Banpres) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga Jumat (9/10/2026), bantuan tersebut belum diterima, meskipun usulan kepada pemerintah pusat telah disampaikan.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, pemerintah kota terus menindaklanjuti pengajuan bantuan melalui koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah provinsi. Langkah tersebut dilakukan secara berjenjang sesuai mekanisme dan kewenangan masing-masing.

Fairid menegaskan bahwa belum adanya Banpres tidak menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk menghentikan upaya penanganan karhutla. Menurutnya, situasi yang dihadapi saat ini perlu disikapi bersama dengan mengedepankan kerja sama dan pencarian solusi.

“Apapun situasi dan kondisinya, harus dihadapi. Kita lewati bersama-sama, cari solusi bersama-sama,” tegas Fairid.

Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan penanganan karhutla di Palangka Raya. Dukungan tersebut dinilai penting untuk membantu memperkuat upaya pengendalian kebakaran yang masih menjadi perhatian daerah.

Fairid juga mengajak media untuk turut menyampaikan kondisi terkini di Palangka Raya agar kebutuhan bantuan penanganan karhutla dapat diketahui lebih luas. Ia berharap informasi tersebut dapat mendorong perhatian terhadap usulan bantuan yang telah diajukan pemerintah kota.

“Mohon rekan-rekan media juga men-support supaya Kota Palangka Raya mendapatkan bantuan, karena kemarin tidak dapat Banpres,” ungkapnya.

Terkait perkembangan pengajuan tersebut, Fairid menyampaikan bahwa komunikasi dengan pihak-pihak terkait terus dilakukan. Pemko Palangka Raya akan mengikuti tahapan koordinasi sesuai prosedur yang berlaku sembari melanjutkan upaya penanganan karhutla di wilayahnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan berbagai unsur lainnya diperlukan untuk menghadapi persoalan karhutla. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membantu menemukan solusi sekaligus menjaga agar upaya penanganan di lapangan tetap berjalan.

Pemko Palangka Raya pun terus mengupayakan dukungan yang dibutuhkan, meskipun Banpres yang diajukan belum terealisasi. Pemerintah kota berharap koordinasi yang berkelanjutan dapat membuka peluang dukungan bagi penanganan karhutla serta memperkuat upaya menghadapi dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.