kaltengpedia.com – Sosok Haji Nadalsyah Koyem (60) kembali menjadi perhatian publik setelah kekalahannya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalimantan Tengah 2024. Di ruang publik dan diskusi politik, muncul pembahasan mengenai kemungkinan Nadalsyah kembali bertarung pada Pilkada 2030.
Pada Pilkada 2024, Nadalsyah Koyem—yang berpasangan dengan Supian Hadi—menjadi pesaing terdekat pasangan pemenang Agustiar Sabran–Edy Pratowo. Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kalimantan Tengah, pasangan Agustiar–Edy meraih 484.754 suara atau 37,27 persen. Nadalsyah Koyem–Supian Hadi menempel ketat dengan perolehan 36,6 persen suara.
Pasangan lainnya, Willy Yoseph–Habib Ismail bin Yahya memperoleh 21,49 persen, sementara Abdul Razak–Sri Suwanto meraih 5,18 persen suara.
Usai pengumuman hasil Pilkada, Nadalsyah Koyem secara terbuka mengakui kekalahannya dan menyatakan menghormati proses demokrasi. Sikap tersebut mendapat respons positif dari sejumlah tokoh karena menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik.
Pada tahun politik 2024, dua nama dari keluarga Nadalsyah ikut menjadi sorotan. Selain Nadalsyah yang gagal merebut kursi Gubernur Kalteng, putranya, Akhmad Gunadi Nadalsyah, didiskualifikasi oleh Mahkamah Konstitusi (MK) setelah lembaga tersebut menyatakan terjadi praktik jual beli suara dalam pemilihan yang diikutinya.
Kondisi tersebut membuat kiprah politik keluarga Nadalsyah menjadi salah satu topik yang banyak diperbincangkan publik sepanjang Pilkada 2024.
Meski Pilkada 2030 masih jauh, peluang Nadalsyah untuk kembali maju tetap terbuka. Selisih suara yang tipis pada Pilkada 2024 menunjukkan masih adanya basis pemilih yang solid, terutama dari kalangan akar rumput.
H. Nadalsyah, kelahiran 12 Maret 1965, dikenal luas sebagai figur yang dekat dengan masyarakat saat menjabat sebagai Bupati Barito Utara dua periode, yakni 2013–2018 dan 2018–2023.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Nadalsyah mengenai rencana politiknya ke depan. Namun dinamika arah langkah politiknya diperkirakan akan menjadi perhatian masyarakat Kalimantan Tengah dalam beberapa tahun mendatang.






















