Kalteng Perluas Bantuan Peralatan Karhutla, 13 Kabupaten Jadi Sasaran Berikutnya

sekretaris-daerah-provinsi-kalteng-linae-victoria-aden-1793259173020_169

Dok : Istimewa

Kaltengpedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyiapkan perluasan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke 13 kabupaten. Rencana tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden saat penyerahan bantuan kepada 16 Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) di Kota Palangka Raya, Kamis (29/10/2026). Perluasan bantuan ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi kebakaran di daerah masing-masing.

Pada tahap awal, sebanyak 16 kelurahan di Palangka Raya menerima masing-masing satu unit mesin pompa air dan 10 paket alat pelindung diri (APD) bagi anggota TSAK. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mewakili Gubernur Agustiar Sabran di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPB-PK. Peralatan itu dapat digunakan untuk mendukung pembasahan lahan, pendinginan pascakebakaran, serta penanganan awal ketika muncul titik api.

Linae menjelaskan, penyaluran bantuan merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pencegahan dan penanggulangan karhutla secara terpadu. Dukungan peralatan di tingkat kelurahan dinilai penting karena masyarakat dan tim setempat dapat melakukan tindakan awal sebelum kebakaran berkembang. Pendanaan bantuan tersebut berasal dari skema Results-Based Payment (RBP) yang berkaitan dengan program pengurangan emisi dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Adapun 16 kelurahan penerima bantuan meliputi Tumbang Tahai, Bereng Bengkel, Kalampangan, Petuk Katimpun, Habaring Hurung, Tanjung Pinang, Menteng, Marang, Bukit Tunggal, Sabaru, Langkai, Banturung, Kereng Bangkirai, Tumbang Rungan, Kameloh Baru, dan Panarung. Penyaluran ke 13 kabupaten lainnya menjadi tahap lanjutan dari program penguatan sarana pencegahan karhutla di Kalteng.

Wakil Gubernur Edy Pratowo juga meminta pemerintah kabupaten dan kota mulai mempersiapkan dukungan anggaran kebencanaan untuk 2027. Menurutnya, kesiapan anggaran dan peralatan diperlukan bukan hanya untuk menghadapi karhutla, tetapi juga bencana lain seperti banjir dan tanah longsor. Ia berharap bantuan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal serta diikuti koordinasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, petugas, dan masyarakat.