kaltengpedia.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) kini diperkuat melalui kolaborasi pemerintah dengan ratusan perusahaan dari berbagai sektor usaha. Pemerintah menilai keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting untuk mempercepat penanganan kebakaran sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kabut asap.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, hampir 200 perusahaan perkebunan dan kehutanan sebelumnya telah dilibatkan. Pemerintah kemudian memperluas kerja sama dengan mengundang 400 unit usaha sektor pertambangan untuk menyusun langkah tindak lanjut dalam pengendalian karhutla.

Hanif menegaskan, pendekatan gotong royong menjadi fondasi agar penanganan kebakaran berlangsung lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat mobilisasi peralatan, personel, serta dukungan teknis perusahaan ke lokasi yang membutuhkan penanganan segera.

Pemerintah juga akan mengoordinasikan keterlibatan perusahaan tambang melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Hanif berharap pemanfaatan sumber daya perusahaan untuk kepentingan masyarakat dapat menjadi contoh kolaborasi nasional dalam menghadapi bencana, menjaga lingkungan, serta mengurangi dampak karhutla.