Kapolda Kalteng Ingatkan Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial dan Jaga Jejak Digital
Kaltengpedia.com – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Iwan Kurniawan mengingatkan para murid SMAN 1 Palangka Raya agar lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya saat menggunakan media sosial. Ia menekankan pentingnya menjaga jejak digital serta mengarahkan aktivitas di dunia maya untuk hal-hal yang positif.
Pesan tersebut disampaikan Iwan Kurniawan saat memberikan materi dalam Program Polisi Peduli Pendidikan (POLDIK) yang digelar secara virtual. Kegiatan berlangsung dari Aula Serba Guna (ASERNA) Istana Isen Mulang (IMM), Rumah Jabatan Gubernur Kalteng.
Dalam kesempatan itu, Kapolda menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah memberikan kemudahan bagi generasi muda untuk mengakses informasi dan mengikuti pembelajaran tanpa terbatas jarak. Teknologi digital juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan diri.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa setiap aktivitas di ruang digital dapat meninggalkan jejak yang tidak mudah dihapus. Karena itu, para murid perlu mempertimbangkan setiap tindakan sebelum mengunggah atau membagikan sesuatu di media sosial.
“Ingat bahwa saat ini ketika kalian melakukan apa pun, maka jejak digital itu tidak akan hilang. Pakailah ruang digital itu untuk hal-hal positif seperti untuk berkarya, berinovasi, dan berkomunikasi dengan orang lain,” pesannya.
Iwan juga mengajak para murid agar tidak menghabiskan waktu hanya untuk menggulir media sosial tanpa tujuan yang jelas. Menurutnya, waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk menambah wawasan, memperluas pertemanan yang membawa pengaruh baik, serta mempelajari berbagai hal melalui sumber informasi digital.
Selain penggunaan teknologi, Kapolda turut mengingatkan pentingnya menjauhi perilaku yang dapat merusak masa depan generasi muda. Beberapa di antaranya seperti tawuran, mengonsumsi minuman beralkohol, penyalahgunaan narkoba hingga tindakan kekerasan di ruang digital.
Ia menegaskan, generasi muda membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan akademis untuk meraih keberhasilan. Pengetahuan harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, kedisiplinan, dan integritas.
Dengan demikian, teknologi digital diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kualitas diri, bukan justru dimanfaatkan untuk melakukan tindakan yang berdampak negatif.
