kaltengpedia.com – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan pada tahun 2025, bursa calon Ketua KNPI mulai menghangat. Muhammad Alfian Mawardi yang menjabat sebagai Ketua KNPI periode 2021–2024, akan segera mengakhiri masa kepemimpinannya.
Berdasarkan hasil analisa Litbang Kaltengpedia, setidaknya terdapat enam tokoh muda potensial yang dinilai memiliki peluang besar untuk memimpin KNPI Kalteng periode mendatang.
Berikut daftar kandidat dan potensi kekuatannya:
Muhammad Alfian Mawardi, SH
Petahana Ketua KNPI Kalteng ini memiliki kekuatan dari sisi pengalaman dan jaringan struktural yang luas. Jika ia kembali mencalonkan diri, peluangnya cukup besar, namun dinamika regenerasi di tubuh organisasi bisa menjadi tantangan tersendiri.
Akhmad Rusdiyan Noor, S.Kom
Sekretaris Jenderal KNPI Kalteng ini dikenal aktif dan memiliki peran penting dalam pengelolaan internal organisasi. Ia juga disebut sebagai calon kuat penerus Alfian jika terjadi estafet kepemimpinan dari internal.
Chris Philip Alessandro
Menjabat sebagai Ketua OKK KNPI Provinsi sekaligus Plt Direktur Utama Jamkrida Kalteng, Chris dikenal dengan gaya kepemimpinan yang dinamis dan dekat dengan kalangan pemuda profesional.
Ahmada Dahlan
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalteng ini memiliki keunggulan di bidang komunikasi dan media. Meski belum begitu menonjol di struktur KNPI, dukungan dari komunitas seni, budaya, dan media bisa menjadi kekuatan tersendiri.
Oki Maulana Razak
Wakil Ketua KNPI Kalteng yang juga anggota DPRD Provinsi Kalteng ini membawa kekuatan politik dan pengalaman legislatif. Jaringannya yang luas di dunia politik menjadi modal besar jika ia memutuskan maju.
Raka Lesmana
Sekretaris Jenderal Tidar Kalteng ini mewakili kelompok muda dari organisasi kepemudaan partai. Dengan pengalaman dalam pengkaderan dan organisasi, Raka memiliki peluang cukup terbuka jika mampu membangun koalisi lintas OKP.
Musda KNPI Kalteng 2025 diprediksi akan menjadi momentum regenerasi dan adu visi di kalangan pemuda Kalimantan Tengah. Para kandidat diharapkan mampu menghadirkan semangat kolaborasi, inovasi, serta keberpihakan pada kepentingan generasi muda yang semakin dinamis dan digital.






















