Lamandau Siaga Kabut Asap, 11 Puskesmas Sediakan Oksigen Gratis bagi Warga

Kabut-Lamandau

Kaltengpedia.com – 22 Oktober 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan menyusul dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 11 puskesmas disiapkan untuk memberikan bantuan oksigen secara gratis kepada masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamandau, dr. Pippy B. Mamud, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga yang membutuhkan. Masyarakat cukup mendatangi puskesmas terdekat untuk memperoleh layanan tanpa dikenakan biaya.

Menurut Pippy, layanan bantuan oksigen sebenarnya sudah tersedia sebagai bagian dari pelayanan rutin di puskesmas. Namun, tingkat kesiagaan kini ditingkatkan untuk mengantisipasi dampak kabut asap seiring dengan status waspada karhutla di Kabupaten Lamandau.

Masyarakat juga diimbau memperhatikan jam operasional fasilitas kesehatan sebelum datang untuk mendapatkan layanan. Puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap menyediakan pelayanan selama 24 jam, sedangkan puskesmas tanpa rawat inap melayani pasien pada jam kerja, yakni sekitar pukul 07.00 hingga 14.00 WIB.

Untuk mendukung pelayanan tersebut, setiap puskesmas menyiapkan satu hingga dua tempat tidur serta satu sampai dua tabung oksigen. Ketersediaan sarana disesuaikan dengan kapasitas masing-masing fasilitas, termasuk penggunaan tabung oksigen berukuran besar, tabung kecil, maupun alat konsentrator oksigen.

Selain mengoptimalkan layanan di tingkat puskesmas, kesiapan penanganan pasien dengan gangguan pernapasan juga diperkuat di RSUD Gusti Abdul Gani. Rumah sakit daerah tersebut menyiapkan fasilitas khusus di instalasi gawat darurat (IGD) untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan kabut asap.

Bagian Humas dan Hukum RSUD Gusti Abdul Gani, Bambang, menyampaikan bahwa dua tempat tidur telah disiapkan di ruang IGD untuk mendukung penanganan pasien. Adapun pasokan oksigen di fasilitas tersebut menggunakan sistem oksigen sentral, bukan tabung oksigen biasa.

Kesiapan layanan kesehatan ini menjadi langkah antisipasi Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam menghadapi risiko kesehatan akibat karhutla. Warga yang mengalami keluhan pernapasan diharapkan segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat agar memperoleh pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi yang dialami.

Dengan tersedianya layanan oksigen gratis di 11 puskesmas serta dukungan fasilitas rumah sakit daerah, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses pertolongan medis selama kondisi kabut asap masih berpotensi mengganggu kesehatan.