PJJ Terkendala Kabut Asap, Akankah Jadwal UAS Siswa Palangka Raya Berubah?
Dok : Ilustrasi
Kaltengpedia.com – Pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat kabut asap karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), memunculkan evaluasi terhadap jadwal ujian akhir semester (UAS) siswa. Pemerintah Kota Palangka Raya kini mengkaji kemungkinan penyesuaian jadwal dan skema pelaksanaan UAS yang direncanakan berlangsung pada awal Desember 2026. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan siswa tetap memiliki kesiapan akademik meski proses belajar terganggu kondisi lingkungan.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan kesiapan siswa dan kualitas pendidikan harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pelaksanaan ujian. Menurutnya, pemerintah tidak ingin memaksakan jadwal akademik apabila siswa belum menyerap materi pelajaran secara optimal selama mengikuti PJJ akibat kabut asap. Karena itu, Dinas Pendidikan diminta menyiapkan langkah yang sesuai dengan kondisi pembelajaran dan kebutuhan siswa di sekolah.
Evaluasi PJJ di Palangka Raya juga mempertimbangkan perkembangan kondisi kabut asap serta proyeksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG memperkirakan kondisi kabut asap mulai membaik pada Desember mendatang. Namun, perbaikan kondisi udara belum serta-merta menjamin seluruh siswa dapat mengejar materi pelajaran yang tertinggal selama pembelajaran jarak jauh berlangsung.
Pemerintah Kota Palangka Raya masih menunggu hasil kajian teknis Dinas Pendidikan sebelum menetapkan keputusan akhir terkait jadwal maupun mekanisme UAS. Evaluasi tersebut mencakup efektivitas pembelajaran, penguasaan materi, serta kesiapan siswa menghadapi ujian. Dengan pertimbangan itu, penyesuaian jadwal UAS tetap terbuka apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa membutuhkan waktu tambahan untuk mempersiapkan diri.
Langkah evaluasi ini diharapkan dapat menjaga kualitas pendidikan sekaligus mencegah dampak karhutla terhadap proses belajar semakin memperlebar ketertinggalan materi. Pemerintah perlu memastikan keputusan yang diambil tidak hanya mempertimbangkan kalender akademik, tetapi juga kondisi nyata yang dihadapi siswa selama PJJ. Hingga keputusan resmi diumumkan, jadwal UAS awal Desember 2026 masih menjadi rencana yang akan dievaluasi berdasarkan hasil kajian dan perkembangan kondisi di lapangan.
