kaltengpedia.com, Palangka Raya – Kasus Covid-19 kembali merebak. Baru-baru ini, beredar kabar ada masyarakat Kalimantan Tengah yang positif terkena Covid-19 setelah melakukan perjalanan dari Jakarta dan harus dirawat di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.
Ketika dikonfirmasi , Selasa (12/12), Plt Direktur Utama RSUD Doris Sylvanus Adi Fradita membenarkan adanya pasien yang terkena Covid-19 setelah melakukan perjalanan dari Jakarta.
Adi menjelaskan, setelah menjalani perawatan dan dinyatakan bebas dari gejala Covid-19, pasien yang dirawat di RSUD Doris Sylvanus tersebut langsung direkomendasikan untuk pulang dan melakukan rawat mandiri di rumah.
Sementara itu, Ketum Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Cabang Kalteng Rini Fortina mengungkapkan, berdasarkan data pusat minggu ini dari 1-10 Desember 2023, terdapat 2 kasus Covid-19 di Kalteng.
“Meski kasus Covid-19 di Kalimantan Tengah, khususnya di Palangka Raya dan Kapuas, memiliki potensi besar untuk penyebaran Covid-19, namun masih tergolong aman dan bisa terkendali penuh,” ujar Rini.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sayuti Syamsul menyatakan, Covid-19 memiliki status endemis, artinya penyakit ini akan terus muncul dan menyebar di tengah masyarakat.
“Namun, hal ini tidak berarti bahwa satu pasien Covid-19 bisa langsung menjadi kasus luar biasa (KLB) atau wabah,” kata Sayuti.
Menurut Sayuti, ada kriteria tertentu yang harus terpenuhi untuk menyebutnya sebagai wabah atau KLB. Karena itu, kita harus lebih proaktif melakukan tindakan pencegahan penyebaran Covid-19.
“Mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun, memakai masker saat sakit dan menjaga jarak yang sesuai, bisa sangat efektif dalam mencegah penularan Covid-19 serta berbagai penyakit lainnya,” imbuhnya.






















