Kaltengpedia – Palangka Raya – Raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-10 secara berturut-turut yang diraih Pemerintah Kota Palangka Raya bukan menjadi akhir dari sebuah pencapaian. Sebaliknya, prestasi tersebut menjadi motivasi kuat bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Wali Kota Palangka Raya menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah dalam menjaga konsistensi tata kelola keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa capaian ini harus menjadi pemacu semangat untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Menurutnya, opini WTP bukan hanya sekadar simbol keberhasilan administratif, melainkan refleksi dari komitmen bersama dalam membangun sistem pengelolaan anggaran yang mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh sistem pengelolaan keuangan agar tetap berjalan secara transparan, akuntabel, dan efektif dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan.
Wali Kota juga meminta seluruh jajaran perangkat daerah agar terus mempertahankan integritas, kedisiplinan, dan profesionalitas, khususnya dalam proses penyusunan laporan keuangan. Menurutnya, akurasi dan ketepatan laporan keuangan menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penggunaan anggaran harus dilakukan secara efektif, efisien, dan terukur sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pengelolaan anggaran yang baik, lanjutnya, harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui program-program pembangunan yang tepat sasaran, baik di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan publik lainnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus memperkuat sistem pengawasan internal, meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur, serta mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola keuangan daerah.
Dengan langkah tersebut, diharapkan kualitas pengelolaan anggaran daerah semakin meningkat dan mampu mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima bagi seluruh masyarakat Kota Palangka Raya.




















