kaltengpedia.com – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2025, bursa calon ketua mulai menghangat. Nama Muhammad Alfian Mawardi, Ketua KNPI Kalteng periode 2021–2024, disebut-sebut tak lagi sekuat dulu. Elektabilitasnya mulai meredup di kalangan internal dan eksternal organisasi kepemudaan.
Di tengah meredupnya dukungan terhadap Alfian, sejumlah nama mulai mencuat. Dua tokoh muda yang kini ramai diperbincangkan adalah Sekretaris KNPI Kalteng, Akhmad Rusdian Noor, dan Wakil Ketua KNPI Kalteng, Arifudin R. Sehe. Keduanya dianggap memiliki performa yang menonjol serta jaringan organisasi yang solid selama ini.
Yang menarik, Arifudin R. Sehe belakangan ini mendapatkan dukungan terbuka dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kalimantan Tengah. GMNI menilai Arifudin sebagai sosok pemersatu yang mampu membawa semangat kebangsaan dan inklusivitas di tubuh KNPI.
Sejumlah sumber internal KNPI juga menyebut bahwa dinamika menuju Musda XV ini akan diwarnai dengan munculnya nama-nama baru dari berbagai OKP dan DPD kabupaten/kota. Tidak menutup kemungkinan, Musda kali ini akan berlangsung lebih terbuka dan kompetitif dibanding periode sebelumnya.
Litbang Kaltengpedia menilai transisi kepemimpinan di KNPI Kalteng tahun ini akan menjadi momentum penting untuk regenerasi. Kita melihat gejala perubahan. Tokoh-tokoh baru dengan semangat kolaboratif mulai mendapat tempat. Ini positif bagi arah gerakan kepemudaan di Kalteng.
Musda XV KNPI Kalteng sendiri dijadwalkan akan digelar pada paruh kedua tahun 2025. Sejumlah organisasi kepemudaan pun mulai melakukan konsolidasi untuk menentukan arah dukungan mereka.
Dengan menguatnya nama Arifudin R. Sehe dan meredupnya pengaruh Alfian Mawardi, peta persaingan menuju Musda KNPI Kalteng kian menarik untuk dicermati.






















