Nonaktif Hanya Gimik Parpol? DPR Tetap Bayar Gaji?

kaltengpedia.com – Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, menegaskan bahwa lima anggota DPR yang dinonaktifkan fraksinya tetap akan menerima gaji penuh sebagai anggota dewan.

“Kalau dari sisi aspek itu ya tetap terima gaji,” ujar Said di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (1/9).

Said menjelaskan, dalam regulasi perundang-undangan sebenarnya tidak dikenal istilah nonaktif bagi anggota DPR. Meski demikian, ia memilih tidak ikut mengomentari lebih jauh keputusan masing-masing partai politik.

Bacaan Lainnya

“Kalau soal itu, kami menghormati keputusan parpol. Saya tidak dalam kapasitas menilai,” tambahnya.

Seperti diketahui, terdapat lima anggota DPR yang dinonaktifkan fraksinya buntut menuai kontroversi di tengah publik. Mereka adalah:

  • Adies Kadir (Fraksi Golkar)

  • Ahmad Sahroni (Fraksi NasDem)

  • Nafa Urbach (Fraksi NasDem)

  • Eko Patrio (Fraksi PAN)

  • Uya Kuya (Fraksi PAN)

Kelima anggota DPR itu dinilai membuat pernyataan dan tingkah laku yang melukai hati masyarakat. Misalnya, Ahmad Sahroni menyebut orang yang hendak membubarkan DPR sebagai “tolol”, sementara Adies Kadir dan Nafa Urbach membela tunjangan rumah bagi anggota DPR.

Di sisi lain, Eko Patrio dan Uya Kuya menuai kritik setelah berjoget di tengah situasi sosial yang dinilai belum berpihak pada rakyat.

Pos terkait