kaltengpedia.com – Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara pada 6 Agustus 2025 mendatang, tensi politik kian memanas. Dua pasangan calon yang kembali bertarung, yakni H. Jimmy Carter, S.M. – Ir. Inriaty Karahaweni, M.AP. dan Shalahuddin – Felix Sonadie Y Tingan, terus menjadi perbincangan publik.
Namun, yang menjadi pertanyaan besar saat ini: kemana arah restu Gubernur Kalimantan Tengah?
▪️ Gubernur Agustiar Sabran Beri Sinyal kepada Shalahuddin
Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, secara eksplisit belum menyatakan dukungan politik kepada salah satu pasangan calon. Namun, sinyal restu mulai tercium melalui pernyataan Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, yang menyebut bahwa Gubernur memberi izin dan mendukung langkah politik Shalahuddin.
“Pak Gubernur memberi izin atas langkah yang diambil Pak Shalahuddin. Kami doakan yang terbaik dan semoga berjalan tertib sesuai aturan,” ujar Edy Pratowo saat ditemui usai pertemuan internal Pemprov, beberapa waktu lalu.
Dukungan ini dinilai sebagai bentuk restu birokratis yang lebih bersifat menjaga stabilitas dan legalitas dari langkah politik salah satu figur utama dari lingkup ASN, mengingat Shalahuddin sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Kalteng.
▪️ Sugianto Sabran: “Bismillah, InsyaAllah Jimmy Carter yang Jadi”
Berbeda dengan Gubernur saat ini, mantan Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, justru terang-terangan menunjukkan dukungan kepada pasangan Jimmy Carter – Inriaty. Hal ini terekam melalui komentar pribadi Sugianto di salah satu unggahan Facebook yang menyatakan:
“Bismillah, Insya Allah Jemmy Carter yang jadi. Apa lagi ikhlas karena Allah.”
Pernyataan ini langsung viral dan diartikan oleh publik sebagai dukungan moral sekaligus politis dari tokoh sentral Kalimantan Tengah dalam satu dekade terakhir. Kehadiran Jimmy Carter sendiri dikenal dekat dengan jejaring elite politik lokal dan memiliki akar elektoral yang kuat di Muara Teweh.
▪️ Dua Arah Restu, Satu Tujuan Pemilu Damai
Dari pengamatan Litbang Kaltengpedia, arah restu ini terbagi dalam dua kutub:
-
Restu formal-birokratis dari Gubernur Agustiar Sabran untuk Shalahuddin, yang ditekankan dalam koridor netralitas ASN.
-
Restu personal dan emosional dari mantan Gubernur Sugianto Sabran kepada Jimmy Carter.
Kondisi ini menciptakan dualisme restu politik yang unik, di mana masing-masing paslon mendapat legitimasi moral dari tokoh besar di Kalteng. Masyarakat pun kini menilai, selain visi dan program, faktor siapa yang didukung elite turut menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan.
▪️ PSU 6 Agustus Jadi Penentu
Pemungutan Suara Ulang yang dijadwalkan pada 6 Agustus 2025 mendatang akan menjadi ajang pembuktian bagi kedua pasangan calon. Dengan dukungan elite yang terbagi, mobilisasi massa, mesin partai, dan persepsi publik akan menjadi penentu utama siapa yang akan dipercaya memimpin Barito Utara lima tahun ke depan.






















