Terkendala Angin Kencang, Kebakaran Lahan di Jalan Soekarno Ancam Perkantoran Pemkot Palangka Raya

Kebakaran-palangka-raya

Dok : Antara Kalteng News

Kaltengpedia.com — Kebakaran lahan di Jalan Soekarno, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis, meluas hingga mendekati kompleks perkantoran pemerintah kota sehingga petugas gabungan berjibaku memadamkan api untuk melindungi bangunan kantor dari kebakaran.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Alfrianto, di Palangka Raya mengatakan petugas melakukan penanganan selama sekitar dua jam meskipun menghadapi kendala akses menuju titik api dan keterbatasan sumber air.

“Tadi kami melakukan penanganan kurang lebih dua jam. Memang beberapa titik lokasi agak sulit ditempuh, termasuk titik air yang sangat terbatas,” katanya.

Ia menjelaskan, kebakaran terjadi di sejumlah titik yang membentang dari samping Kantor Dinas Perhubungan, kawasan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), hingga pinggir Jalan Soekarno. Angin kencang membuat kobaran api cepat membesar dan meningkatkan risiko api menjalar ke bangunan perkantoran.

Untuk mengendalikan kebakaran, Disdamkarmat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Kota Palangka Raya melakukan pemadaman dan mengantisipasi perambatan api.

Alfrianto mengatakan luas lahan yang terbakar belum dapat dipastikan karena titik api tersebar di beberapa lokasi. Petugas masih memerlukan pendataan lebih lanjut untuk menghitung luas area terdampak secara akurat.

Disdamkarmat mengerahkan tiga armada pemadam untuk mendukung penanganan di lokasi. Petugas gabungan juga melakukan pembasahan di sekitar area kebakaran dan pendinginan lahan gambut guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa di dalam tanah dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Makanya kita lebih kepada antisipasi, untuk menjaga agar api tidak sampai ke area perkantoran. Kita mengantisipasi supaya jangan ada kantor yang terdampak,” katanya.

Sementara Kepala Satpol PP Kota Palangka Raya, Berlianto mengatakan tim Satgas Karhutla telah bersiap melakukan penanganan sejak api masih kecil. Namun, petugas sempat kesulitan mendekati titik kebakaran akibat tiupan angin yang sangat kencang.

“Dari mulai api itu masih kecil, kita sudah mau masuk ke dalam. Hanya memang anginnya terlalu kencang, jadi kita berhadapan dengan angin,” ujar Berlianto.

Ia mengatakan upaya pemadaman kemudian ditingkatkan setelah angin mereda dan berubah arah. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan api yang telah menjalar mendekati dinding bangunan kantor, sementara asap kebakaran mulai masuk ke dalam ruangan.