Ngaku Keturunan Nabi! Kiai Cabul di Pati Lecehkan 50 Santriwati, Suap Rp400 Juta

Dok : ilustrasi Ai

kaltengpedia.com –  Dugaan kasus pencabulan di lingkungan pondok pesantren kembali mencuat dan menjadi sorotan di Kabupaten Pati.

Tak tanggung-tanggung, diduga ada lebih dari 50 santriwati yang menjadi korban kebejatan oknum kiai cabul dari salah satu pondok pesantren di wilayah Kecamatan Tlogowungu.

Kuasa hukum korban, Ali Yusron, mengatakan bahwa kasus memilukan ini sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa tahun yang lalu.

Meskipun para korban sudah mengumpulkan keberanian untuk melapor ke polisi sejak tahun 2024 lalu, namun hingga saat ini terduga pelaku yang berinisial S disebut masih bebas berkeliaran tanpa jeratan hukum yang pasti.

Kebanyakan dari korban merupakan anak yatim yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Mereka mayoritas masih berstatus pelajar yang duduk di bangku SMP atau sederajat.

Tersangka sering disebut menunjukkan kemampuannya menebak peristiwa di masa depan seperti waktu kematian anggota keluarga hingga waktu perkiraan dan jenis kelamin bayi yang lahir.

Hal itulah yang membuat para pengikutnya percaya terhadap Ashari.

Ashari juga mengaku sebagai keturunan nabi yang harus dimuliakan.

Kepercayaan dari para muridnya itulah yang kemudian membuat Ashari memperdaya mereka dan melakukan pelecehan seksual.

Kuasa hukum korban, Ali Yusron, mengungkap adanya upaya penyuapan dari pihak tersangka agar perkara tidak berlanjut.

Ali menjelaskan bahwa ia sempat didatangi orang suruhan sang kiai.

Tawaran pertama sebesar Rp300 juta, lalu meningkat menjadi Rp400 juta. Namun, seluruh tawaran ditolak.

Pos terkait