SUKAMARA, Kalteng Pedia.com – Suasana khidmat dan penuh sukacita menyelimuti Gedung Serba Guna Kabupaten Sukamara pada Rabu (8/4). umat Kristiani berkumpul merayakan Paskah, sebuah peringatan yang tahun ini mengusung pesan mendalam tentang harapan, pengorbanan, dan harmoni di tengah keberagaman.
Hadir langsung dalam acara tersebut, Bupati Sukamara, Masduki, memberikan sambutan hangat yang menekankan esensi Paskah sebagai peristiwa fundamental bagi kemanusiaan.
Menurutnya, Paskah adalah simbol kasih sejati yang mampu memberikan kekuatan di tengah dinamika tantangan hidup.
Dalam sambutannya, Masduki menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia berharap momen ini menjadi motor penggerak bagi kerukunan antar umat beragama di Sukamara.
”Perayaan Paskah tahun ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan semata, namun juga menjadi momentum penguatan serta kerukunan antar umat beragama di tengah keberagaman daerah,” ujar Masduki.
Selaras dengan tema Paskah tahun ini, ”Sukamara Bermazmur, Mujizat Masih Ada”, pemerintah daerah mendorong agar seluruh umat Kristiani menjadikan peringatan ini sebagai tonggak untuk meningkatkan kerohanian.
“Nilai pengorbanan tulus dalam Paskah ink sangat relevan untuk diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,”
Salah satu poin yang disampaikan Bupati adalah mengenai soliditas antar-denominasi gereja. Ia menginginkan perbedaan yang ada menjadi kekayaan sosial yang mempererat solidaritas, bukan justru menjadi sekat pemisah.
”Saya berkomitmen menjadikan Kabupaten Sukamara sebagai ‘Rumah Bersama’. Sebuah daerah yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga berkeadilan dan memiliki daya saing tinggi melalui kerukunan warganya yang harmonis,” pungkasnya






















