Kaltengpedia – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat partisipasi publik dalam proses pembangunan daerah. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui keterbukaan pemerintah dalam menerima dan mendengarkan aspirasi mahasiswa serta buruh yang melakukan aksi di depan Kantor Gubernur Kalteng beberapa waktu lalu.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, memilih untuk berdialog secara langsung dengan peserta aksi guna mendengarkan berbagai persoalan yang mereka sampaikan. Langkah tersebut mendapat perhatian luas karena menunjukkan pendekatan humanis dan terbuka dalam menyikapi dinamika demokrasi di daerah.
Mahasiswa dan buruh menyampaikan sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan perlindungan tenaga kerja, pendidikan vokasi, kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, serta berbagai persoalan sosial lainnya. Pemerintah daerah menilai masukan tersebut penting sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan yang sedang maupun akan dilaksanakan.
Menurut Pemprov Kalteng, pembangunan daerah yang berkelanjutan memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah terus mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat dan konstruktif antara pemerintah dengan masyarakat.
Partisipasi publik dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan secara terbuka dapat membantu pemerintah mengidentifikasi berbagai tantangan sekaligus menemukan solusi yang lebih tepat.
Melalui dialog yang intensif dan kolaboratif, Pemprov Kalteng berharap dapat membangun kepercayaan publik sekaligus menciptakan pembangunan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Yd/Kalped)












