Pemko Pastikan Tidak Ada Gangguan Pasokan Bahan Pokok di Palangka Raya

Dok - istimewa

Kaltengpedia – Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya melalui Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi secara virtual di Ruang Command Center Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Tito Karnavian dan membahas kondisi inflasi umum secara nasional.

Berdasarkan data pemerintah pusat, komoditas utama penyumbang inflasi nasional yakni emas perhiasan sebesar 0,79 persen, disusul cabai merah 0,18 persen, ikan segar 0,15 persen, cabai rawit 0,15 persen, serta beras 0,15 persen.

Usai mengikuti rakor, Achmad Zaini menyampaikan bahwa indeks perkembangan harga di Kota Palangka Raya pada pekan ini masih berada dalam kondisi stabil.

Ia memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Indeks perkembangan harga secara umum di Palangka Raya masih stabil. Meskipun ada kenaikan pada beberapa komoditas tertentu, harganya masih berada dalam rentang Harga Eceran Tertinggi (HET). Misalnya daging ayam ras yang saat ini berada di kisaran Rp40 ribu,” ujar Zaini.

Menurutnya, terdapat kenaikan tipis pada komoditas cabai rawit yang sejalan dengan tren nasional sehingga turut memengaruhi indeks harga di daerah.

Selain itu, berdasarkan data Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya, terjadi kenaikan harga pada komoditas ikan lokal, khususnya ikan gabus atau haruan.

Namun demikian, Zaini memastikan kondisi tersebut belum berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat secara luas.

“Ada sedikit kenaikan pada komoditas ikan seperti ikan haruan, namun ini tidak mengganggu stabilitas bahan pokok utama lainnya,” imbuhnya.

Ia menegaskan komoditas strategis lainnya seperti beras, gula pasir, telur ayam, hingga minyak goreng masih berada dalam kondisi aman dan stabil di Kota Palangka Raya.

“Untuk beras, gula pasir, telur hingga minyak goreng, harganya masih stabil seperti periode sebelumnya. Kami pastikan stok aman dan tidak ada masalah untuk wilayah Palangka Raya,” pungkasnya.

Pos terkait