KaltengPedia.com – Sampit – Karhutla Sampit kembali mengancam permukiman warga setelah kobaran api dari lahan di belakang rumah diduga merambat hingga mengenai dua bangunan di Jalan Pengaringan Permai, Kompleks Perumahan Ariyaga Jalur XI A, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur, Rabu (16/9/2026). Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim tiba di lokasi hanya dua menit setelah menerima laporan dan langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas.
Saat petugas tiba, api telah membakar bagian dapur salah satu rumah yang merupakan bangunan nonpermanen dengan material utama kayu. Kobaran juga mengenai bagian plafon rumah tersebut. Bangunan lain di sekitar lokasi turut terdampak setelah api menjalar dari lahan yang terbakar. Informasi dari warga menyebut sumber api diduga berasal dari lahan di belakang permukiman. Saat kejadian, pemilik salah satu rumah diketahui sedang tidak berada di rumah, sementara bangunan tersebut dihuni empat orang.
Penanganan karhutla Sampit melibatkan satu unit mobil pemadam dan satu mobil tangki. Petugas juga mendapat dukungan suplai air dari mobil tangki PT Wilmar dan PT Suka Jadi Sawit Mekar serta Tim Posko Tanggap Darurat Karhutla. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 10.20 WIB, kemudian petugas melakukan pendinginan mulai pukul 11.00 WIB. Penyiraman juga dilakukan pada lahan di sekitar rumah untuk mencegah api kembali menjalar.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Seluruh proses penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 12.00 WIB setelah petugas memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala. Peristiwa ini menunjukkan bahwa karhutla Sampit yang berada dekat permukiman dapat dengan cepat mengancam bangunan warga, terutama rumah dengan material kayu. Petugas pun memastikan area sekitar telah dibasahi untuk mengurangi risiko penjalaran ulang.




















