Kaltengpedia.com – PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran membagikan masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah melindungi warga dari paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan.Pembagian masker karhutla Kalteng dilakukan bersama rekan-rekan media dan jurnalis. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara menurun akibat asap kebakaran.Gubernur mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan ketika masyarakat harus beraktivitas di luar ruangan.
Selain membagikan masker, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan penanganan dampak karhutla. Penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman titik api, tetapi juga mencakup perlindungan masyarakat dan pengurangan risiko kesehatan akibat kabut asap.Pemerintah daerah bersama unsur terkait perlu memperkuat koordinasi, mempercepat respons di lapangan, serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi. Langkah tersebut penting karena karhutla dapat memengaruhi kesehatan, aktivitas pendidikan, transportasi, dan kegiatan ekonomi warga.
Masyarakat juga diminta ikut berperan dalam mencegah meluasnya karhutla. Warga diharapkan tidak membuka lahan dengan cara membakar, segera melaporkan kemunculan asap atau titik api, serta mengikuti imbauan petugas ketika kondisi udara memburuk.Melalui pembagian masker karhutla Kalteng dan penguatan penanganan dampak kebakaran, pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan selama masa darurat karhutla. Kolaborasi pemerintah, aparat, dunia usaha, media, dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadapi bencana tersebut secara lebih cepat dan terukur.





















