Kaltengpedia.com – PULANG PISAU – Karhutla Pulpis kembali mengkhawatirkan setelah kobaran api di sekitar Jalan Lintas Kalimantan, Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir, mendekati kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau. Kondisi ini juga membuat asap pekat menyelimuti jalan dan mengganggu jarak pandang pengendara.Kebakaran terjadi pada Jumat (11/9/2026) sore hingga malam. Api muncul di sejumlah titik dan terus mendapat penanganan tim gabungan. Karena jarak pandang menurun, polisi mengambil langkah pengalihan arus lalu lintas untuk mengurangi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Kendaraan dari arah Palangka Raya menuju Kapuas dan wilayah sekitarnya diarahkan melewati jalur alternatif melalui Bereng. Sementara kendaraan dari arah Kapuas menuju Palangka Raya juga dialihkan melalui jalur yang telah disiapkan kepolisian.Penanganan Karhutla Pulpis melibatkan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA). Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik. Pemantauan juga dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api setelah proses pemadaman.
Kondisi ini menjadi perhatian karena lokasi kebakaran tidak hanya berdekatan dengan kawasan perkantoran. Sejumlah titik api di Kecamatan Kahayan Hilir juga dilaporkan mulai mendekati permukiman warga. Karena itu, masyarakat di sekitar lokasi diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas.Selain Desa Gohong, kebakaran juga terpantau di Desa Mentaren I, Mentaren II dan Desa Anjir. Tim gabungan harus membagi kekuatan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke wilayah yang lebih luas.
Asap tebal akibat Karhutla Pulpis telah berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama pengguna Jalan Lintas Kalimantan. Petugas masih melakukan patroli, pemadaman dan pendinginan secara berkala agar api tidak semakin mendekati perkantoran, permukiman maupun perkebunan karet warga.Masyarakat yang melintas di jalur tersebut diharapkan berhati-hati dan mengikuti pengaturan lalu lintas dari petugas. Kondisi jalan dan jarak pandang dapat berubah mengikuti arah serta ketebalan asap di sekitar lokasi kebakaran.





















