Karhutla Hanau Ganggu Akses Jalan Sampit–Pangkalan Bun

Dok : Istimewa

Kaltengpedia.com – Karhutla Hanau menyebabkan asap tebal menyelimuti Jalan Lintas Sampit–Pangkalan Bun, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Asap berasal dari kebakaran lahan gambut di sekitar kawasan Layang Bangkung Permai, Pembuang Hulu, Kecamatan Hanau. Kondisi tersebut mengganggu jarak pandang dan aktivitas pengguna jalan pada Senin, 14 September 2026.

Kepulan asap terlihat menutupi sejumlah bagian jalur transportasi yang menghubungkan wilayah Sampit dan Pangkalan Bun. Dalam video yang beredar, kobaran api tampak berada di sekitar kawasan jembatan. Warna langit berubah kemerahan akibat pantulan cahaya api dan tebalnya asap yang berada di sekitar lokasi kebakaran.Jarak pandang yang terbatas membuat pengendara harus meningkatkan kewaspadaan. Pengguna jalan berpotensi menghadapi risiko kecelakaan apabila melaju dengan kecepatan tinggi. Kondisi tersebut juga dapat menyulitkan pengemudi untuk melihat kendaraan lain, marka jalan, maupun situasi di sekitar jembatan.

Karhutla Hanau turut berdampak pada kelancaran arus lalu lintas. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kendaraan sempat mengalami kesulitan melintas akibat asap tebal. Petugas dan relawan kemudian membantu mengatur lalu lintas untuk menjaga keselamatan pengguna jalan serta memberikan ruang bagi tim gabungan yang melakukan penanganan kebakaran.Sejumlah kendaraan besar, seperti bus dan truk, perlu memperhatikan arahan petugas sebelum melanjutkan perjalanan. Pengemudi juga diminta tidak memaksakan diri melintas apabila jarak pandang terlalu pendek. Pengaturan lalu lintas dapat berubah mengikuti kondisi api, arah angin, dan ketebalan asap di lapangan.

Selain mengganggu mobilitas, asap karhutla juga berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat. Paparan asap dalam waktu lama dapat memicu batuk, iritasi mata, dan gangguan pernapasan. Anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki penyakit penyerta perlu mendapat perhatian lebih selama kondisi udara memburuk.Pengendara yang melintasi jalur Sampit–Pangkalan Bun diimbau mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman. Penggunaan lampu kendaraan juga penting untuk membantu meningkatkan visibilitas. Masyarakat perlu mengikuti arahan petugas dan relawan yang berada di sekitar lokasi.

Warga juga diminta tidak mendekati titik api hanya untuk mengambil gambar. Selain membahayakan keselamatan, lokasi kebakaran dapat mengalami perubahan arah api secara cepat. Masyarakat yang menemukan titik api baru sebaiknya segera melaporkannya kepada petugas terkait.Peristiwa Karhutla Hanau kembali menunjukkan dampak kebakaran lahan terhadap keselamatan masyarakat dan kelancaran transportasi. Penanganan cepat diperlukan untuk mengendalikan api, melakukan pendinginan, serta mengurangi asap yang mengganggu jalur utama. Pemerintah dan masyarakat juga perlu memperkuat pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

Pos terkait