kaltengpedia.com – Generasi Muda Kosgoro (GM Kosgoro) Kalimantan Tengah resmi membentuk kepengurusan baru melalui Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat GM Kosgoro Nomor: KEP.022/A/DPP-GMK/X/2025. Pelantikan pengurus baru ini dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2025 di Kota Palangka Raya.
Yang menarik, pengusaha nasional asal Kalimantan Selatan, H. Andi Syamsuddin Arsyad atau yang akrab disapa Haji Isam, didapuk sebagai Dewan Penasehat GM Kosgoro Kalteng. Kehadirannya dalam acara pelantikan tersebut hampir dipastikan.
“Haji Isam adalah Dewan Penasehat GM Kosgoro Kalteng. Kami sudah berkoordinasi, insyaallah beliau hadir,” ungkap Ketua GM Kosgoro Kalteng, Muhammad Helmy Fuadi, Rabu (27/8/2025).
Selain Haji Isam, sejumlah tokoh elit nasional dijadwalkan hadir dalam acara pelantikan ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa nama penting yang kemungkinan hadir di antaranya:
-
Amran Sulaiman (Menteri Pertanian RI)
-
H. Nur Agus Hamzah Haz (putra Presiden RI ke-9, Hamzah Haz)
-
Natalius Pigai (Menteri HAM)
-
Agus Fatoni (Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri)
-
Bahlil Lahadalia (Ketua Umum DPP Partai Golkar)
-
Muhammad Fajri Noch (Ketua Umum DPP GM Kosgoro)
Tak hanya itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo juga menyampaikan dukungannya terhadap acara ini. Menurutnya, setiap bentuk kolaborasi positif untuk kemajuan daerah patut diapresiasi.
“Apapun bentuk kolaborasi yang memberi manfaat bagi Kalimantan Tengah, tentu kita dukung. Mari kita sambut bersama,” ujar Edy Pratowo saat dimintai tanggapan, Sabtu (30/8/2025).
Ketua GM Kosgoro Kalteng, Muhammad Helmy Fuadi, menegaskan bahwa dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, menunjukkan solidaritas dalam membangun sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah.
“Ini adalah momentum kebersamaan. Solidaritas Pemprov Kalteng yang mendukung pelantikan GM Kosgoro Kalteng tentu sangat berarti bagi kami,” tegas Helmy.
Acara pelantikan GM Kosgoro Kalteng ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi generasi muda dalam berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan memperkuat jaringan kerja sama lintas sektor, baik di tingkat daerah maupun nasional.






















