Kaltengpedia – Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya terus berkomitmen dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayah setempat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, mengatakan bahwa berbagai langkah strategis terus dilakukan untuk menekan angka kemiskinan di daerah tersebut.
“Sejauh ini angka kemiskinan di Kota Palangka Raya mampu ditekan, dan ini akan terus dioptimalkan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya,” ucap Fauzi, Kamis (29/1/2026).
Ia menjelaskan, stabilnya pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir turut memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan di Kota Palangka Raya.
Menurutnya, salah satu strategi utama yang dijalankan pemerintah adalah mendorong peningkatan pendapatan masyarakat melalui program pemberdayaan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah.
“Salah satu strategi menekan angka kemiskinan yaitu dengan cara mendorong peningkatan pendapatan masyarakat melalui program pemberdayaan dan pelatihan,” ungkapnya.
Fauzi juga menilai bahwa bantuan sosial yang bersifat konsumtif tidak cukup efektif dalam mengentaskan kemiskinan, bahkan berpotensi mengurangi kreativitas dan kemandirian masyarakat.
“Sebaiknya program bantuan lebih diarahkan ke dalam bentuk pelatihan keterampilan, dilanjutkan dengan pemberian modal usaha sehingga masyarakat benar-benar mandiri,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Jekan Raya, Untung Sutrisno, menyebutkan bahwa wilayah Jekan Raya yang merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terpadat di Kota Palangka Raya menjadi barometer keberhasilan program pemerintah, termasuk pengentasan kemiskinan.
Ia menjelaskan bahwa pihak kecamatan terus mendorong peningkatan pelatihan dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal melalui pemanfaatan dana kelurahan.
“Hasilnya cukup efektif, karena memberikan bekal keterampilan kepada masyarakat kurang mampu agar bisa mandiri dan memiliki penghasilan sendiri,” pungkasnya.






















