Kaltengpedia – Kotawaringin Barat – Seorang jurnalis di Kalimantan Tengah berinisial BB mengaku mendapat ancaman serius setelah mengunggah ajakan nonton bareng (nobar) film dokumenter berjudul Pesta Babi melalui media sosial pribadinya. Ancaman tersebut disebut diterima melalui pesan WhatsApp dan berisi intimidasi hingga ancaman penyiraman air keras.
Informasi tersebut ramai menjadi perhatian publik setelah unggahan ajakan nobar film dokumenter itu viral di media sosial dan ditonton puluhan ribu kali.
Berdasarkan informasi yang beredar, BB mengunggah flyer kegiatan nobar film Pesta Babi melalui akun TikTok pribadinya pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan nobar disebut berkaitan dengan film dokumenter yang menyoroti isu pelanggaran HAM dan proyek strategis nasional di Papua.
Tak lama setelah unggahan tersebut viral, BB mengaku menerima pesan bernada ancaman dari pihak tidak dikenal. Ancaman itu diduga berkaitan langsung dengan unggahan ajakan nobar yang dipublikasikannya di media sosial.
Kasus tersebut memicu perhatian berbagai kalangan karena dinilai berkaitan dengan kebebasan pers dan kebebasan berekspresi.
Hingga kini belum diketahui identitas pengirim ancaman tersebut maupun langkah hukum yang akan ditempuh terkait dugaan intimidasi terhadap jurnalis itu. Publik pun berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti kasus tersebut guna menjamin keamanan dan perlindungan terhadap insan pers. (AR/Kalped)






















