Pembacokan Sadis Gegerkan Mahir Mahar, Korban Kritis Bersimbah Darah

Dok - Istimewa

Kaltengpedia – Palangka Raya – Warga Kota Palangka Raya digegerkan dengan peristiwa pembacokan sadis yang terjadi di kawasan Jalan Mahir Mahar, Kamis pagi (14/5/2026). Seorang wanita paruh baya ditemukan bersimbah darah di dalam sebuah warung dengan kondisi luka serius di sejumlah bagian tubuhnya.

Korban diketahui berinisial M (50) dan ditemukan dalam kondisi kritis di sebuah warung kayu yang berada tidak jauh dari simpang Jalan G. Obos. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban mengalami luka parah akibat senjata tajam. Kedua tangan korban dilaporkan mengalami luka serius, sementara pada bagian kaki juga ditemukan bekas sayatan cukup dalam.

Petugas dari Polsek Pahandut bersama aparat terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengevakuasi korban ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis intensif.

Kapolsek Pahandut, Iyudi Hertanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan pihak kepolisian masih mendalami motif maupun kronologi lengkap kejadian.

“Benar, kejadian tersebut dalam penanganan kami. Tim di lapangan masih melakukan interogasi mendalam dan mengumpulkan bukti-bukti pendukung guna memastikan duduk perkara yang sebenarnya,” ujarnya.

Tak lama setelah kejadian, aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pria berinisial N yang diduga sebagai pelaku. Polisi juga turut mengamankan senjata tajam jenis mandau yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi juga tengah mendalami dugaan adanya gangguan kejiwaan pada terduga pelaku. Hingga kini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di pihak kepolisian.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait kasus tersebut sembari menunggu hasil penyelidikan resmi yang masih terus berlangsung. (AR/Kalped)

Pos terkait