kaltengpedia.com – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat serta pemerintah kabupaten dan kota dalam upaya menjaga stabilitas harga dan mengendalikan laju inflasi di daerah.
Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemantauan rutin terhadap perkembangan harga komoditas strategis, serta optimalisasi berbagai program pengendalian inflasi yang melibatkan lintas sektor.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, mengatakan koordinasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam menjaga inflasi tetap terkendali.
Menurutnya, pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antarinstansi, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat.
“Sinergi dan koordinasi yang baik sangat diperlukan agar langkah pengendalian inflasi dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya di Palangka Raya.
Ia menjelaskan, sejumlah strategi terus dijalankan untuk menjaga stabilitas harga, di antaranya pemantauan ketersediaan pasokan dan harga kebutuhan pokok, pelaksanaan operasi pasar murah, penguatan kerja sama antardaerah, serta optimalisasi distribusi komoditas pangan.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan produksi pangan lokal guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. Langkah ini dinilai penting mengingat luas wilayah Kalimantan Tengah dan tantangan distribusi yang masih menjadi salah satu faktor penyebab tingginya biaya logistik.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara rutin mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri dan kementerian/lembaga terkait sebagai bagian dari upaya menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah.
Melalui koordinasi yang intensif, pemerintah berharap potensi gejolak harga dapat diantisipasi lebih dini, khususnya menjelang momentum tertentu seperti hari besar keagamaan nasional dan periode peningkatan permintaan masyarakat.
Pemprov Kalteng berkomitmen untuk terus memperkuat berbagai langkah strategis dalam pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok diharapkan tetap terjaga sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat. (Yd/Kalped)






















