Wagub Kalteng Hadiri Agenda di Murung Raya, Disambut Meriah dengan Tradisi Potong Pantan

Dok : MMC Kalteng

kaltengpedia.com – Puruk Cahu – Kedatangan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kabupaten Murung Raya mendapat sambutan hangat dari pemerintah daerah, tokoh adat, serta masyarakat setempat. Setibanya di Bumi Tana Malai Tolung Lingu, Wagub disambut melalui prosesi adat Dayak berupa Potong Pantan, sebuah tradisi yang sarat makna penghormatan kepada tamu kehormatan.

Prosesi tersebut menjadi simbol penerimaan, penghormatan, sekaligus doa keselamatan bagi tamu yang datang. Dalam budaya Dayak, Potong Pantan memiliki makna menghilangkan berbagai rintangan dan hambatan sehingga perjalanan maupun agenda yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan penuh nuansa budaya. Para tokoh adat memimpin jalannya ritual yang diiringi tarian tradisional serta alunan musik khas Dayak. Prosesi ini menjadi bagian penting dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Kalimantan Tengah.

Kehadiran Wakil Gubernur di Murung Raya merupakan bagian dari agenda kerja pemerintah provinsi untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah kabupaten dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Selain itu, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk menyerap aspirasi masyarakat serta memastikan berbagai program pembangunan berjalan sesuai harapan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pembangunan yang merata hingga ke wilayah pedalaman. Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan berbagai program strategis dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sambutan adat Potong Pantan yang diberikan kepada Wagub Kalteng menunjukkan kuatnya nilai-nilai kearifan lokal yang masih terjaga di tengah perkembangan zaman. Tradisi ini tidak hanya menjadi identitas budaya masyarakat Dayak, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, kunjungan kerja Wakil Gubernur di Murung Raya diharapkan semakin memperkuat sinergi pembangunan, mempercepat realisasi program prioritas daerah, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Murung Raya dan Kalimantan Tengah secara keseluruhan. (Yd/Kalped)

Pos terkait