Kaltengpedia.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan selama 30 hari, terhitung mulai 14 September 2026. Kebijakan ini diambil karena kejadian dan potensi karhutla masih tinggi. Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri mengatakan, sejumlah titik api bahkan mulai mendekati permukiman warga sehingga membutuhkan penanganan yang lebih intensif dan terkoordinasi.
Perpanjangan status tanggap darurat karhutla Barsel juga mempertimbangkan kondisi musim kemarau yang menyebabkan sejumlah sumber air di sekitar lokasi kebakaran mulai terbatas. Kondisi tersebut dapat menghambat proses pemadaman dan membutuhkan dukungan personel, peralatan, serta sarana dan prasarana yang lebih besar. Pemerintah daerah berupaya mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk menghadapi ancaman kebakaran dan kekeringan selama masa tanggap darurat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Selatan, hampir 700 hektare lahan dan hutan telah terbakar sejak status siaga karhutla ditetapkan pada 17 Juli 2026, kemudian dilanjutkan dengan status tanggap darurat pada 25 Agustus 2026. Selama masa perpanjangan, Bupati Eddy meminta BPBD menyusun kebutuhan penanganan yang meliputi sumber daya manusia, peralatan, sarana prasarana, dan anggaran. Pemetaan titik api serta wilayah rawan kebakaran juga perlu diperkuat agar langkah pencegahan dan penanganan dapat berjalan lebih cepat.
Bupati Eddy menegaskan bahwa persoalan karhutla tidak hanya berkaitan dengan jumlah titik api atau luas lahan terbakar. Asap yang dihasilkan telah menjadi ancaman serius terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. Kepala Pelaksana BPBD Barito Selatan Agus In’yulius menambahkan, keputusan memperpanjang status tanggap darurat turut mempertimbangkan kondisi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dan sejumlah indikator lain. Keselamatan warga menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam menentukan kebijakan penanganan karhutla. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kebakaran kepada petugas.




















