Kaltengpedia.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, mencairkan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp1.333.798.000 untuk mendukung penanganan tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dana yang ditransfer pada 9 September 2026 tersebut merupakan pencairan tahap pertama untuk memenuhi kebutuhan penanganan bencana di wilayah Kobar.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kobar, Syahrudin, menyebutkan anggaran tersebut disalurkan kepada tiga perangkat daerah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menerima alokasi terbesar, yakni Rp1.110.165.000. Sementara itu, Dinas Kesehatan memperoleh Rp142.960.000 dan Dinas Sosial mendapat Rp80.673.000 untuk mendukung penanganan kesehatan serta kebutuhan sosial selama masa tanggap darurat.
Syahrudin menjelaskan, pencairan anggaran berikutnya akan menyesuaikan permintaan dan kebutuhan dari masing-masing perangkat daerah. Pemkab Kobar masih menunggu usulan belanja dari BPBD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial sebagai dasar penentuan dukungan anggaran selanjutnya.Pencairan BTT karhutla Kobar menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memperkuat penanganan darurat di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan yang masih berlangsung. Dukungan anggaran diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan penanganan bencana serta melindungi masyarakat terdampak.




















