Kaltengpedia.com – PANGKALAN BUN – Panjangnya antrean BBM di sejumlah SPBU Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, disebut mulai memunculkan persoalan baru.
Di tengah warga yang harus datang sejak dini hari untuk mendapatkan BBM, muncul informasi mengenai dugaan adanya jasa joki antre yang menawarkan jasa mengantrekan kendaraan.
Rico, warga Pasir Panjang, mengaku mendapatkan informasi mengenai praktik tersebut dari obrolan di tengah masyarakat.
Menurut informasi yang diterimanya, jasa mengantre tersebut disebut mematok tarif sekitar Rp50 ribu hingga Rp70 ribu untuk sekali antre.
“Susah sekarang ini. Bukan hanya pengetap yang antre, tapi ada juga jasa joki. Kayaknya sekali joki Rp50 ribu sampai Rp70 ribu untuk mengantrekan,” kata Rico.
Namun, informasi mengenai keberadaan jasa joki tersebut masih berupa keterangan warga dan belum disertai konfirmasi resmi mengenai siapa pihak yang menjalankan maupun sejauh mana praktik tersebut berlangsung.
Di sisi lain, antrean panjang membuat warga harus mengatur waktu agar bisa memperoleh BBM. Sejumlah warga bahkan mengaku datang selepas salat Subuh, tetapi sudah mendapati kendaraan lain terparkir lebih dahulu.
Romi Saputra, warga lainnya, mengatakan kondisi tersebut membuat masyarakat harus berlomba mendapatkan posisi antrean.
Menurut informasi yang diketahuinya, pasokan BBM disebut tiba sekitar pukul 02.00 WIB. Akibatnya, sebagian warga memilih datang lebih awal untuk mengantisipasi panjangnya antrean.
Jika dugaan jasa joki tersebut benar terjadi, persoalan antrean BBM di Kobar tidak hanya berkaitan dengan panjangnya antrean dan pembatasan pembelian, tetapi juga berpotensi menambah beban biaya bagi masyarakat.
Warga berharap pihak terkait memperkuat pengawasan di SPBU serta memastikan penyaluran BBM berjalan tertib dan tepat sasaran.
Masyarakat juga berharap kondisi antrean panjang tidak berlangsung terus-menerus sehingga warga dapat memperoleh BBM secara normal tanpa harus datang sejak dini hari atau menggunakan jasa pihak lain untuk mendapatkan posisi antrean.




















