Kandidat Terkuat Muncul, Perebutan Kursi Rektor UPR 2026–2030 Memasuki Babak Penentuan

Dok. Istimewa

Kaltengpedia – Palangka Raya – Persaingan menuju kursi Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 memasuki fase yang semakin menentukan. Setelah tahapan pemungutan suara di tingkat Senat Universitas rampung dilaksanakan, Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn. berhasil meraih perolehan suara tertinggi dan memastikan diri melaju ke tiga besar calon rektor yang akan mengikuti tahapan akhir pemilihan.

Perolehan suara tersebut semakin memperkuat posisi Dr. Thea Farina sebagai salah satu kandidat terdepan dalam kontestasi Pemilihan Rektor UPR. Dukungan mayoritas anggota senat mencerminkan besarnya kepercayaan terhadap kapasitas kepemimpinan, rekam jejak akademik, serta gagasan transformasi yang ditawarkan untuk membawa UPR berkembang menjadi perguruan tinggi yang lebih maju dan berdaya saing.

Dalam pemaparan visi dan misinya, Dr. Thea Farina mengusung konsep transformasi TEA BISA yang diperkuat melalui tujuh misi strategis BAHALAP sebagai arah pembangunan Universitas Palangka Raya lima tahun ke depan. Konsep tersebut menitikberatkan pada penguatan tata kelola universitas, peningkatan mutu pendidikan dan penelitian, perluasan jejaring kolaborasi, pengembangan inovasi berbasis potensi lokal, serta peningkatan kontribusi UPR bagi pembangunan Kalimantan Tengah dan Indonesia.

Melalui visi tersebut, Dr. Thea Farina menargetkan UPR menjadi perguruan tinggi yang unggul, inklusif, kolaboratif, dan memberikan dampak nyata melalui pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta penguatan nilai-nilai kearifan lokal sebagai identitas universitas.

Keberhasilan meraih suara terbanyak di tingkat senat menjadi modal penting menjelang tahapan akhir pemilihan. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi dukungan yang diperolehnya sejak proses penjaringan hingga pemungutan suara, sekaligus memperlihatkan tingginya optimisme terhadap arah perubahan yang diusung.

Pada tahap selanjutnya, Dr. Thea Farina akan bersaing bersama Prof. Liswara Neneng dan Prof. Bhayu Rhama sesuai mekanisme Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya periode 2026–2030. Meski keputusan akhir masih akan ditentukan pada tahapan berikutnya, hasil pemungutan suara di tingkat senat menjadi indikator penting yang menempatkan Dr. Thea Farina sebagai salah satu figur yang paling diperhitungkan dalam perebutan kursi Rektor UPR.

Pos terkait