KALTENGPEDIA – PALANGKA RAYA – Keberhasilan pembangunan sektor pendidikan di Kalimantan Tengah tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga pendidik, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Sinergi ini menjadi salah satu faktor yang mendapat perhatian dalam ajang National Governance Awards (NGA) 2026.
Pemerintah provinsi menilai bahwa kemajuan pendidikan tidak dapat dicapai secara sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama yang kuat antar pemangku kepentingan. Oleh karena itu, berbagai program pendidikan dirancang secara kolaboratif.
Kolaborasi ini terlihat dalam implementasi program digitalisasi pembelajaran, pengembangan infrastruktur pendidikan, hingga pelaksanaan sekolah gratis dan kuliah gratis. Semua pihak memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Selain itu, dunia usaha dan pihak swasta juga turut dilibatkan dalam mendukung pengembangan pendidikan melalui berbagai program kemitraan. Hal ini bertujuan untuk memperkuat kualitas pendidikan dan relevansi dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam NGA 2026, pendekatan kolaboratif ini dinilai sebagai salah satu kekuatan utama Kalimantan Tengah dalam membangun sistem pendidikan yang berkelanjutan dan inklusif.




















