kaltengpedia.com – Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya resmi menutup penyelenggaraan Palangka Raya Fair 2026 setelah berlangsung selama lima hari, mulai 17 hingga 21 Juli 2026, di Halaman GOR Indoor Serbaguna. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya tersebut mencatat capaian positif dari sisi partisipasi masyarakat maupun aktivitas ekonomi.
Plt. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, dalam laporannya menyampaikan bahwa Palangka Raya Fair 2026 berhasil menarik sekitar 45 ribu pengunjung selama penyelenggaraan. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya area pameran setiap hari, baik untuk mengunjungi stan pemerintahan, pelaku usaha, maupun berbagai kegiatan hiburan yang menjadi bagian dari agenda pameran.
Dari sisi ekonomi, Palangka Raya Fair 2026 memberikan dampak yang signifikan terhadap perputaran usaha masyarakat. Hingga penutupan kegiatan, nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp7.607.000.000. Capaian tersebut mencerminkan tingginya aktivitas perdagangan selama pameran berlangsung sekaligus menunjukkan bahwa ajang ini menjadi ruang yang efektif bagi promosi produk lokal, peningkatan penjualan UMKM, serta perluasan jejaring usaha.
Keberhasilan penyelenggaraan juga didukung tingginya partisipasi peserta. Sebanyak 55 stan indoor diisi oleh perangkat daerah, instansi vertikal, perbankan, dan organisasi mitra. Selain itu, terdapat 80 stan perusahaan niaga dan dealer, sekitar 210 Pedagang Kreatif Lapangan (PKL), serta 30 pelaku UMKM yang memperoleh fasilitasi tenda gratis dari DPKUKMP Kota Palangka Raya. Kehadiran berbagai peserta tersebut menghadirkan beragam produk, layanan, dan inovasi yang menjadi daya tarik bagi masyarakat.
Samsul Rizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Palangka Raya Fair 2026, mulai dari perangkat daerah, pelaku usaha, sponsor, komunitas, hingga masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen menjadi faktor penting sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar selama lima hari penyelenggaraan.
Pemerintah Kota Palangka Raya berharap keberhasilan Palangka Raya Fair 2026 dapat menjadi modal untuk penyelenggaraan yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang. Selain menjadi sarana promosi pembangunan daerah, kegiatan ini diharapkan terus berkontribusi terhadap penguatan UMKM, peningkatan investasi, serta pertumbuhan ekonomi lokal melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.





















