HAMPIR SEBULAN, TABRAK LARI TEWASKAN BOCAH 12 TAHUN DI GUNUNG MAS BELUM TERUNGKAP

Dok. Ilustrasi

Kaltengpedia.com – GUNUNG MAS – Hampir satu bulan berlalu sejak insiden tragis yang menewaskan seorang bocah berusia 12 tahun di Desa Kampuri, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Namun hingga kini, dugaan kasus tabrak lari tersebut belum juga menemui titik terang.

Keluarga korban masih menanti kepastian mengenai perkembangan penyidikan dan pengungkapan identitas pengemudi kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat, 19 Juni 2026, sekitar pukul 12.30 WIB. Korban meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tabrak lari. Sementara itu, hingga hampir sebulan setelah kejadian, identitas pengemudi yang diduga terlibat belum diumumkan kepada publik.

Kondisi tersebut membuat keluarga korban mengambil langkah penelusuran secara mandiri. Bersama kuasa hukumnya, Robertus Martin Tuah, S.H., keluarga korban mendatangi dan memeriksa langsung sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian.

Penelusuran dilakukan dengan memeriksa keberadaan kamera pengawas atau CCTV, menelusuri jalur yang diduga dilalui kendaraan pelaku, serta menghimpun keterangan dari warga dan saksi di sekitar tempat kejadian perkara.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya membantu mengumpulkan informasi yang dapat mendukung proses pengungkapan kasus.

Keluarga korban berharap penanganan perkara ini tidak berlarut-larut. Terlebih, kasus tersebut menyangkut hilangnya nyawa seorang anak dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Penelusuran mandiri yang dilakukan keluarga bersama kuasa hukum juga menjadi gambaran kuat bahwa kepastian hukum masih sangat dinantikan. Mereka berharap seluruh informasi, rekaman CCTV, keterangan saksi, maupun petunjuk lain yang telah dikumpulkan dapat ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum.

Publik kini menanti jawaban atas kasus tersebut: siapa pengemudi kendaraan yang diduga terlibat dan bagaimana perkembangan penyidikan atas insiden yang merenggut nyawa bocah 12 tahun itu.

Keluarga korban berharap kasus ini segera terungkap dan keadilan bagi korban dapat ditegakkan.

Pos terkait