Kaltengpedia – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam menjamin akses layanan kesehatan masyarakat kurang mampu melalui pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 650 ribu jiwa. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah strategis Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan tanpa terbebani biaya.
Program pembiayaan iuran tersebut ditujukan untuk memberikan jaminan kesehatan kepada warga kurang mampu di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Dengan jumlah penerima mencapai ratusan ribu jiwa, pemerintah optimistis kebutuhan dasar masyarakat di sektor kesehatan dapat terakomodasi secara menyeluruh.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul menjelaskan skema yang diterapkan tetap melalui mekanisme BPJS Kesehatan. Dalam pelaksanaannya, iuran peserta dibayarkan langsung oleh pemerintah provinsi sehingga masyarakat tetap mendapatkan hak pelayanan kesehatan sebagaimana peserta BPJS pada umumnya.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang tidak boleh terdampak efisiensi anggaran. Ia bahkan meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah untuk tetap mempertahankan alokasi anggaran jaminan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, perlindungan kesehatan adalah bagian penting dari tanggung jawab pemerintah dalam menghadirkan kesejahteraan yang merata.
Selain pembiayaan iuran BPJS, Pemprov Kalteng juga menyiapkan layanan kelas III gratis di rumah sakit milik pemerintah provinsi bagi masyarakat tidak mampu yang mengalami kondisi kegawatdaruratan namun belum memiliki jaminan kesehatan. Fasilitas tersebut tersedia di RSUD dr. Doris Sylvanus, RSUD Hanau, dan RSJ Kalawa Atei.
Kebijakan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap akses kesehatan masyarakat. Langkah tersebut sekaligus memperkuat sistem perlindungan sosial di Kalimantan Tengah agar tidak ada warga yang kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan hanya karena keterbatasan biaya.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap kualitas hidup masyarakat terus meningkat. Komitmen pembiayaan jaminan kesehatan ini menjadi bagian dari visi besar mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang inklusif, merata, dan berkeadilan di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai.






















