kaltengpedia.com – Palangka Raya – Pelaksanaan ujian tesis di Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya tetap berlangsung meski terjadi pemadaman listrik di wilayah Kota Palangka Raya. Keterbatasan penerangan tidak menghalangi proses akademik yang telah dijadwalkan sebelumnya.
Dalam pelaksanaannya, dosen penguji, mahasiswa, dan pihak kampus memanfaatkan cahaya lilin serta senter telepon genggam sebagai sumber penerangan sementara selama proses ujian berlangsung. Suasana tersebut sempat diabadikan dan beredar di media sosial sehingga menarik perhatian masyarakat.
Meski ruangan dalam kondisi minim pencahayaan, proses ujian tesis tetap berjalan dengan tertib. Mahasiswa menyampaikan hasil penelitiannya di hadapan tim penguji, sementara dosen tetap memberikan pertanyaan, masukan, dan penilaian sebagaimana prosedur akademik yang berlaku.
Peristiwa ini terjadi di tengah adanya gangguan pasokan listrik yang berdampak pada sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah, termasuk Kota Palangka Raya. Kondisi tersebut turut memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan di lingkungan perguruan tinggi.
Pihak kampus memilih melanjutkan ujian dengan mempertimbangkan kesiapan mahasiswa dan tim penguji yang telah hadir sesuai jadwal. Langkah tersebut dilakukan agar agenda akademik tetap dapat terlaksana tanpa harus menunda proses penyelesaian studi mahasiswa.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan akademik tetap dapat berjalan melalui penyesuaian di lapangan ketika menghadapi situasi yang tidak terduga. Di sisi lain, kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keandalan pasokan listrik dalam mendukung kelancaran layanan publik, termasuk sektor pendidikan.
Masyarakat berharap pasokan listrik di wilayah Kalimantan Tengah dapat kembali normal sehingga aktivitas pendidikan, pelayanan publik, maupun kegiatan ekonomi dapat berlangsung secara optimal tanpa kendala serupa di kemudian hari. (Yd)






















