kaltengpedia.com – Kotawaringin Timur – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah kembali diperkuat melalui kelanjutan pembangunan ruas Jalan Cempaka Mulia–Kampung Melayu. Proyek infrastruktur yang menghubungkan Kabupaten Kotawaringin Timur dengan Kabupaten Katingan tersebut mendapat alokasi anggaran sebesar Rp2,5 miliar pada tahun 2026 untuk pembangunan lima unit box culvert sebagai tahap awal penanganan.
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid, menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Kepastian pengalokasian dana tersebut diperoleh setelah Komisi IV DPRD Kalteng menggelar rapat kerja bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu.
Menurut Hafid, status ruas Jalan Cempaka Mulia–Kampung Melayu kini telah menjadi jalan provinsi sehingga proses pembangunan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. DPRD pun menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan pembangunan hingga tuntas agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.
Ruas jalan tersebut memiliki panjang sekitar 125 kilometer dan merupakan jalur strategis yang menghubungkan jalan nasional hingga perbatasan Kabupaten Katingan. Selain menjadi akses utama masyarakat dari Kecamatan Cempaga menuju Kecamatan Seranau dan Kecamatan Pulau Hanaut, jalan ini juga melintasi tiga kecamatan serta 23 desa yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Peningkatan infrastruktur di kawasan seberang Sungai Mentaya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat distribusi barang dan jasa. Dengan akses yang semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat diproyeksikan berkembang lebih optimal, terutama pada sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata yang menjadi potensi unggulan wilayah tersebut.
Pembangunan lima unit box culvert juga dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas jalan agar tetap dapat dilalui pada berbagai kondisi cuaca. Infrastruktur pendukung tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas kawasan pedesaan sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di wilayah timur Kalimantan Tengah.
DPRD Kalimantan Tengah berharap pembangunan ruas Jalan Cempaka Mulia–Kampung Melayu terus memperoleh dukungan anggaran secara berkelanjutan sehingga penyelesaiannya dapat dilakukan secara bertahap hingga seluruh ruas menjadi lebih layak dilalui. Dengan meningkatnya konektivitas antarwilayah, pembangunan infrastruktur ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan pelayanan masyarakat, serta membuka peluang investasi dan pengembangan potensi daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur maupun Kabupaten Katingan.





















