kaltengpedia.com – Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam melindungi generasi muda dari berbagai persoalan sosial yang berpotensi menghambat pembangunan sumber daya manusia. Ajakan tersebut disampaikan Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, yang menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, hingga keluarga dalam membangun lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak dan remaja.
Menurut Nurhidayah, penyalahgunaan narkotika masih menjadi salah satu tantangan serius yang memerlukan penanganan bersama. Selain itu, pemerintah daerah juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap berbagai bentuk perilaku yang dinilai menyimpang dari norma sosial dan budaya yang berlaku di masyarakat. Upaya pencegahan dinilai lebih efektif apabila dilakukan melalui pendekatan edukatif, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai agama dan moral sejak usia dini.
Bupati menyampaikan bahwa perlindungan terhadap generasi muda tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Peran keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak, sementara sekolah dan lingkungan masyarakat memiliki fungsi penting dalam memberikan pendidikan, pengawasan, serta teladan yang positif. Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan generasi muda memiliki ketahanan terhadap berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat juga terus mendukung berbagai program sosialisasi dan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang melibatkan instansi terkait, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pendidikan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat upaya pencegahan di tingkat keluarga maupun lingkungan sekitar.
Selain aspek pencegahan, Nurhidayah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan yang sehat, saling mengingatkan, dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan daerah yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuhnya generasi yang berkualitas.
Pemkab Kobar berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat sehingga berbagai program pembinaan kepemudaan, pendidikan karakter, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat berjalan secara berkesinambungan. Melalui komitmen bersama, pemerintah optimistis kualitas sumber daya manusia di Kotawaringin Barat akan semakin meningkat dan mampu menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah di masa mendatang.





















