kaltengpedia.com – Palangka Raya – Gelaran Coffee Week menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Palangka Raya Fair 2026 yang berlangsung di GPU Palampang Tarung, 17–21 Juli 2026. Kegiatan ini menghadirkan pelaku industri kopi, barista, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta komunitas pecinta kopi dalam satu ruang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem industri kopi di Kalimantan Tengah. Penyelenggaraan Coffee Week sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya.
Ketua Panitia Palangka Raya Coffee Week, Ngurah Putu, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti 18 coffee shop dan sejumlah distributor produk pendukung dari berbagai daerah, termasuk Palangka Raya dan Kabupaten Gunung Mas. Selain menghadirkan berbagai produk kopi, Coffee Week juga membuka peluang kemitraan melalui Franchise Fair, sehingga pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai peluang membuka cabang usaha maupun membangun bisnis di sektor kopi.
Beragam kegiatan edukatif turut memeriahkan Coffee Week, mulai dari pelatihan barista, kompetisi Latte Art, hingga Battle V60 yang menjadi ajang unjuk kemampuan para peracik kopi. Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap kualitas sumber daya manusia di industri kopi terus meningkat seiring berkembangnya tren konsumsi kopi di Kota Palangka Raya.
Coffee Week juga melibatkan pelaku UMKM binaan Dekranasda sehingga tercipta kolaborasi antara industri kopi dengan sektor ekonomi kreatif lainnya. Pengunjung tidak hanya dapat menikmati berbagai sajian kopi, tetapi juga mengenal produk-produk lokal yang dipamerkan selama penyelenggaraan Palangka Raya Fair 2026. Sinergi tersebut sejalan dengan tema “Palangka Raya Kota Kolaborasi” yang diusung dalam peringatan hari jadi kota tahun ini.
Antusiasme masyarakat terhadap Coffee Week menunjukkan semakin besarnya minat terhadap industri kopi lokal yang kini berkembang menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus sektor ekonomi kreatif. Pemerintah Kota Palangka Raya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai wadah promosi, peningkatan kompetensi pelaku usaha, serta perluasan jaringan bisnis bagi coffee shop dan UMKM. Dengan dukungan berbagai pihak, Coffee Week diharapkan mampu memperkuat daya saing industri kopi Kalimantan Tengah sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.





















