Kaltengpedia.com – Warga Desa Malungai Raya, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, mengeluhkan belum adanya tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah mereka. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan dasar, terutama ketika membutuhkan penanganan medis secara cepat.Anggota DPRD Barito Selatan Raden Sudarto mengatakan persoalan tenaga kesehatan tersebut kembali disampaikan warga saat kunjungannya bersama Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha untuk menyerahkan bantuan sembako. Menurutnya, masyarakat juga menyampaikan persoalan lain yang tidak kalah mendesak, yakni keterbatasan air bersih selama musim kemarau.
Raden Sudarto menyebut kebutuhan Tenaga Kesehatan Barsel di Desa Malungai Raya sebenarnya sudah disampaikan masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan pada Februari 2026. Namun, hingga kini belum terlihat realisasi penempatan tenaga kesehatan di desa tersebut.Kondisi itu dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan Barito Selatan. Warga tidak meminta fasilitas berlebihan. Mereka hanya berharap ada tenaga kesehatan yang dapat memberikan pelayanan dasar ketika masyarakat mengalami gangguan kesehatan.
Saat membutuhkan pelayanan lebih lengkap, warga Malungai Raya harus menuju Puskesmas Desa Patas. Jarak yang cukup jauh menjadi kendala tersendiri, terutama bagi warga yang membutuhkan pertolongan segera. Karena itu, keberadaan Tenaga Kesehatan Barsel di wilayah tersebut dinilai penting untuk memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke desa yang relatif terpencil.Selain persoalan tenaga kesehatan, kondisi kemarau turut memperberat situasi masyarakat. Sumur warga mulai mengering sehingga kebutuhan air bersih sehari-hari semakin sulit dipenuhi. Pemerintah daerah pun diharapkan segera memberikan suplai air bersih selama musim kemarau berlangsung.
Kondisi lingkungan juga menjadi perhatian. Jalan dan lingkungan desa yang berdebu dinilai berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Situasi tersebut membuat kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan semakin penting, terutama bagi warga yang rentan mengalami gangguan akibat debu dan kondisi lingkungan yang kering.Raden Sudarto berharap pemerintah kabupaten melalui dinas terkait segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat Malungai Raya. Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pelosok. Selain penempatan tenaga kesehatan, pemerintah juga diharapkan memastikan ketersediaan air bersih agar kebutuhan dasar warga selama musim kemarau tetap terpenuhi.





















