Kapal Imbal di Kotim Bocor, 38 Pekerja Dievakuasi

Dok : Istimewa

Kaltengpedia.com – Kapal Imbal di Kotim mengalami kebocoran dan mati mesin di perairan Teluk Muara Sampit, Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kotawaringin Timur, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Kapal tersebut membawa 38 orang yang terdiri dari pekerja tenaga kerja bongkar muat (TKBM), pekerja perusahaan, agen, dan anak buah kapal (ABK). Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kapal Imbal sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Sampit pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Kapal tersebut bergerak menuju Muara Sampit untuk melakukan kegiatan bongkar muat kayu mekanis milik PT Sarpatim. Saat berada di kawasan Teluk Muara Sampit, lambung kapal mengalami kebocoran. Pada waktu yang sama, mesin kapal mengalami gangguan sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Situasi tersebut kemudian mendapat pertolongan dari kapal ikan yang berada di sekitar lokasi. Kapal ikan tersebut menarik Kapal Imbal menuju kawasan gosong untuk menghindari kondisi yang lebih berbahaya. Namun, karena kapasitas kapal ikan terbatas, proses evakuasi dilakukan secara bertahap. Sebanyak 25 orang lebih dahulu dibawa menuju Palingkau, sedangkan 13 orang lainnya masih berada di Kapal Imbal sambil menunggu proses evakuasi berikutnya.

Kabagbinops Ditpolairud Polda Kalteng Kompol Masriwiyono mengatakan, 38 orang yang berada di Kapal Imbal terdiri dari 32 karyawan TKBM, dua orang dari PT Sarpatim, satu agen, serta tiga ABK. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Satpolairud Polres Kotawaringin Timur untuk penanganan lebih lanjut.

Setelah seluruh pekerja dievakuasi, penanganan terhadap kapal yang mengalami kebocoran dan gangguan mesin dilanjutkan. PT Sarpatim turut membantu dengan mendatangkan kapal tunda atau tugboat ke lokasi. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan Kapal Imbal dapat ditangani dan kondisi di sekitar perairan tetap aman. Tidak ada laporan korban jiwa maupun pekerja yang mengalami luka dalam kejadian Kapal Imbal di Kotim tersebut.

Pos terkait