Kaltengpedia – Palangka Raya – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia Kalimantan Tengah berupaya menghadirkan inovasi kuliner khas daerah agar lebih diterima masyarakat luas, salah satunya melalui pengembangan Wadi sebagai makanan khas Kalimantan Tengah.
Ketua DPD APJI Kalteng, Fayola Athalia H. Are mengatakan selama ini Wadi dikenal sebagai konsumsi lokal masyarakat Kalteng, sehingga diperlukan inovasi penyajian agar dapat diterima lidah masyarakat Nusantara.
“Selama ini orang mengenal Wadi hanya sebagai konsumsi lokal. Tantangan kita adalah bagaimana menghadirkan rasa khas yang tetap otentik namun bisa diterima masyarakat luas,” katanya.
Menurutnya, inovasi kuliner tetap harus menjaga karakter dan cita rasa khas daerah sebagai identitas budaya kuliner Kalimantan Tengah.






















