Kaltengpedia – Palangka Raya – Aktivitas kunjungan kerja dan studi banding dari berbagai daerah ke Kota Palangka Raya dinilai memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery mengatakan kunjungan tamu daerah turut membantu meningkatkan perputaran ekonomi sekaligus mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah tekanan fiskal akibat pengurangan transfer dana dari pemerintah pusat.
Menurut Khemal, pemerintah daerah harus mampu mengoptimalkan potensi pendapatan dari sektor pajak dan retribusi daerah agar pembangunan tetap berjalan. DPRD bersama pemerintah kota juga telah mengesahkan Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebagai langkah memperkuat pendapatan daerah.
Ia menjelaskan, hampir setiap hari terdapat rombongan tamu dari berbagai provinsi yang datang ke Palangka Raya untuk berdiskusi maupun melakukan studi banding. Kehadiran para tamu tersebut secara langsung berdampak pada meningkatnya aktivitas sektor hotel, rumah makan, transportasi hingga penjualan produk UMKM lokal.
“Belum lagi mereka membeli suvenir, makanan khas Dayak dan produk UMKM lokal. Itu tentu membantu perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Khemal menambahkan, DPRD Kota Palangka Raya juga aktif memperkenalkan berbagai destinasi wisata dan pusat ekonomi lokal kepada tamu daerah, seperti Bukit Cinta, Kampung Lauk, hingga kawasan kuliner kontainer di Jalan Yos Sudarso.
Ia berharap pelayanan yang baik kepada para tamu dapat memperkuat citra Palangka Raya sebagai kota yang nyaman, ramah, dan memiliki potensi wisata yang menarik. (Yd/Kalped)






















